Entri Populer

Monday, 23 May 2011

tumpah itu indah




mendengar kata "tumpah"..
apa yang kamu pikirkan???
mungkin kamu membayangkan air dalam gelas yang terjatuh daaaannnn...
...ihh..sayang...kebuang!!!

 hmmm..tak salah koq...
tapi yang kumaksud tumpah disini adalah tumpah yang disengaja...
seperti air tumpah dari langit
kamu menyebutnya hujan
aku menyebutnya C.I.N.T.A = harapan

air tumpah = hujan = CINTA

hujan yang turun dari langit itu ditumpahkan dengan sengaja oleh sang Pencipta
ditumpahkan dengan rasa CINTA untuk jadi berkat
berkat yang kasih kamu harapan baru..
seperti tanaman liar
ia masih punya harapan hidup dan tumbuh tunasnya karna kehadiran hujan
walau tak ada yang merawatnya

air tumpah itu banyak manfaatnya..
bagiku tumpah itu indah..
makanya aku suka numpah - numpahin banyak hal disini...
numpahin apa yang ada di pikiranku, di hatiku..
numpahin semua yang ingin aku katakan...

tumpah itu benar-benar menyenangkan..
ini satu cerita favoriteku yang ingin kutumpahkan padamu juga

Suatu ketika...
"ihh..baiknya...
terima kasih..Yesus berkati berlimpah - limpah sampai tumpah"
ucapan yang pernah dikatakan seorang kawan padaku ketika aku mencucikan piringnya.
ini hal yang sangat menarik bagiku...

rasanya sangat menyenangkan karna ia memberkatiku
membagikan berkat dari Tuhan berlimpah - limpah sampai tumpah
padahal hanya hal kecil yang kulakukan untuknya...cuci piring doank gitu lhooo....

berulang kali kucermati kata2 ini..makin membuatku bersukacita..
kedengaran lebay kali yaa...
tapi serius..itu membuatku senang sampai aku tersenyum-senyum sebelum tidur...


kata-kata yang tertumpahkan padaku dan ingin kutumpahkan buat orang-orang di sekitarku juga
kamu tau..bahkan ketika kamu tak memiliki apapun untuk diberikan pada orang lain
kamu masih bisa jadi berkat dan memberi begitu banyak...
ucapkan saja
"Yesus berkati berlimpah - limpah sampai tumpah"
 kamu percaya kan kuasa lidah...
yang kamu lakukan saat mengucapkannya adalah :
kamu benar-benar memberi dia berlimpah - limpah, lebih dari yang kamu miliki..
bagiku itu sangat indah dan romantis ^^



Anne

cinta itu...



Cinta itu menyakitkan
Cinta itu pembunuh!!!
Tidakkah lebih baik hidup sendiri tanpa cinta

Sebentar ia memberikan bahagia
 membuatmu melayang tinggi
Dalam sekejap ia mendepakmu hingga terjatuh lepas di tanah
Sakit kan?????

Cinta itu memang berjuta rasanya…
Membuatmu bodoh dengan cara yang tak terbayangkan


mmm…. Tunggu dulu….

Yaa…cinta berjuta rasanya…
Walau ia menyakitkan, ia mampu membuatmu semakin kuat
Walau ia membunuhmu, ia mampu melahirkan jutaan cinta yang lebih tulus.

Cinta itu pengorbanan
Mengorbankan karakter
Mengorbankan ego
Bahkan mengorbankan hati untuk diremukkan hingga menjadi butiran pasir halus

Hai, hati!!!
Kepada siapa cintamu berlabuh…
Hanya seorang yang mampu menyempurnakan cintamu…
Jangan salah tangan…

Hanya Dia seorang mampu mengubah hati remukmu menjadi bejana indah
Hingga akhirnya
Cinta itu sempurna
Cinta itu indah
Cinta itu aku dan Dia

Anne

Tuhan Gemar main Wayang



Kupikir Tuhan gemar bermain wayang. Ia jadi Dalangnya…
Aku jadi bagian permainannya…
Kau tahu…boneka kayu yang dimainkan dengan lidi terkait pada kaki, tangan dan lehermu.
Tak dapat bergerak bebas
Semuanya dikendalikan
Ceritanya???sesuka hati sang Dalang..
Mungkin hari ini ceritanya baik untukmu…
Kau menjadi seorang pahlawan yang disukai banyak orang. Mendapat tepukan sana – sini. Suara gemuruh penonton yang menyorakimu…
Mereka menyukaimu…
Tapi di hari lain kau menjadi sosok yang buruk rupa tampang dan karaktermu juga…
dan pastinya dibenci banyak orang.
Atau…
Adakalanya juga Ia memainkanmu menjadi tokoh tak berarti.
Hanya lewat sebentar untuk melengkapi cerita dan pergi…
Dilupakan orang….
Kupikir Tuhan tak adil…
Apa alasannya Ia memilih - milih tokoh yang pantas untuk sebuah karakter???
Apa alasannya Ia menciptakan cerita yang membunuh karakter si wayang???
Apa alasannya ketika aku hanya menjadi pemeran pembantu dalam pagelaran wayangNya???
Suatu ketika, selesai Ia memainkan kami (wayang2nya)…
Ia memandangi kami…memperhatikan kami dengan seksama…
Pelan – pelan Ia mengangkatku…menatapku..sesekali menyentuh kayu2 di tubuhku yang sudah lapuk…
Oke…Tuhan aku tahu aku buruk…tubuh kayuku ini sudah lapuk…terkena panasnya matahari dan keringat – keringat orang yang memegangiku…warnaku pun sudah memudar…sulit melihat karakterku karna warna wajah yang tak jelas ini…
Sudah buang saja aku…
Ia mencungkil bagian tubuhku yang lapuk…sakiiiiiiit sekaliiii….
Hhhhh.Ia bahkan tak mendengarku…aku menyerah…
Ia mengambil bubuk putih…seperti semen atau gips…Ia mencampurnya dengan sedikit air…Ia berjalan lagi dan mendapatkan tinta cair..Ia mengambil warna coklat dan putih..meneteskan sedikit dalam campuran semen cair tadi…
Dengan tangannya..Ia mengambil sedikit campuran semen itu dan menaruhnya pada bagian tubuh yang sudah dicungkiliNya tadi… wooowwww….rasanya dingin…menyegarkan sekali…
Lalu Ia mendiamkanku sebentar…diambilNya kembali sambil memastikan bagian yang ditambalNya tadi sudah benar – benar kering
Sekarang Ia mengambil kembali tinta cairnya…kali ini banyak warna yang ia siapkan diatas pallet…lalu Ia mulai melukisku…
Ia mempertegas warna – warna di wajahku…
Sempurna…yaa…sempurna memang(gumamku dalam kekecewaan)
Kali ini Ia membuat wajahku menjadi sosok yang menakutkan.
Penuh amarah dan kebencian di wajahku…
Hhhhh….okay…okay…makin banyak orang yang akan membenciku kali ini…
Tapi ketika Ia selesai memoles wajahku…Ia tersenyum dan berkata…
“Tenanglah,,,kau menyempurnakan pagelaranku…Aku membutuhkan sosokmu untuk menyempurnakan ceritaku. Agar setiap penonton yang melihatnya mengerti cerita yang kusampaikan. Mengambil pesan moral yang kutanamkan dalam tiap cerita. Aku memilih..karna Aku mau semua mendapatkan peran terbaik…dan cerita yang kubuat pun semakin indah dan sempurna”

Jadi…aku mengerti sekarang…itu sebabnya juga kita tak berhak mengukur baik – buruknya seseorang…
Ini semua hanya tentang memainkan peran masing – masing…
Tenyata kita bukan wayang…kita manusia…memiliki kebebasan dan Tuhan membiarkan kita memutuskan…
Jalani peran masing – masing…
Biarkan dunia belajar dan melihat dari apa yang kita lakukan..
Membuat ceritaNya semakin indah dan sempurna…

Anne